Breaking

26 January 2016

Hantu Jepang yang dipercayai ada pada zaman periode EDO

Jepang pada peroide EDO antara tahun (1603-1868) telah menciptakan kisah rakyat atau legenda dan hatu yang ditakuti sebagai kepercayaan pada waktu itu.


Terkadang sosok-sosok tersebut hadir dalam wujud yang menakutkan, menggelikan, namun demikian sosok mahluk yang terdapat di dalam perkembangan kepercayaan dilukiskan begitu artistik dan literasinya pun tertata, tersimpan baik.

Salah satu bukti keberhasilan literasi periode Edo adalah gulungan kertas Hyakkai Zukan, sebuah kumpulan gambaran yang diselesaikan pada 1737 oleh Sawaki Suushi –seorang seniman yang belajar di bawah bimbingan Hanabusa Itcho (1702-1772).


Berikut adala 5 monster legenda masyarakat Jepang periode Edo:

Nure-onna

Nure-onna (perempuan basah), sesosok mahluk amfibi yang memiliki kepala perempuan dengan tubuh berupa ular raksasa. Nure-onna hadir dalam berbagai cerita legenda masyarakat Jepang, namun ia senantiasa digambarkan berupa ular besar panjang dengan kepala-wajah manusia bermata ular pula. Nure-onna memilik taring dan cakar yang panjang.

Sosok Nure-onna biasanya terlihat di sekitar perairan sedang mencuci rambutnya yang panjang. Dalam suatu legenda lainnya, ia digambarkan selalu membawa seorang bayi –sebagai umpan untuk mendapatkan mangsa. Dalam versi cerita lainnya, Nure-onna menggunakan lidah panjang dan kuat untuk menghisap darah mangsanya.


Uwan/Youkai

Dalam legenda kuno Aomori, Uwan ataupun Youkai adalah sosok mahluk yang kehadiranya diwakili dengan suara, kuil dan rumah tua adalah tempat yang disenanginya. Dikabarkan, jika seseorang memasuki rumah yang dihantui, maka mahluk ini akan mengeluarkan suara yang menusuk pendengaran, dan kata yang terdengar adalah “Uwan!”


Mikoshi-nyudo

Mikoshi-nyudo merupakan sosok pendeta, bertubuh besar, memilik sepasang mata juling, ia senantiasa terlihat, tampil seperti seorang pengembara berdiri di pinggiran jalan pegunungan ataupun jalanan sepi.

Sebuah fenomena menarik yang terjadi jika kita melihatnya, tubuhnya akan semakin besar dan tinggi seiring dengan lamanya mata kita menatap. Dan jika Kita melihatnya cukup lama, maka kematian dipastikan akan datang.

Namun ada cara untuk membuatnya pergi dari pandangan kita, yaitu dengan mengatakan “mikoshita” (aku lebih tinggi). Identitas sebenarnya Mikoshi-nyudo tidaklah diketahui, namun di beberapa wilayah, ia dipercaya bisa berubah wujud.


Yama-warau

Yama-warau (alias Yama-waro), sosok mahluk berambut ‘jabrik’ dan hanya memiliki satu mata, setiap musim dingin ia akan pergi ke arah pegunungan. Ukuran tubuhnya menyerupai anak kecil. Ia dikabarkan selalu membantu para penebang pohon untuk melakukan tugasnya –selama ia diberi minuman keras dan nasi.

Ia akan kembali menolong para mereka yang membutuhkan batang pohon sebagai kayu bakar untuk menghangatkan tubuhnya. Ia adalah mahluk sejenis Kappa, sosok mahluk dengan segudang pikiran piciknya, olahraga kesukaannya adalah sumo.

Yama-warau akan memasuki rumah dengan paksa hanya untuk menumpang mandi, kelebihan mereka adalah kepekaan rasa. Ia akan selalu tahu semua niat jahat yang akan menimpanya, sehingga akan selalu dapat menghindari marabahaya.


Inugami

Inugami (dewa anjing), sejenis roh yang menyerupai anjing dan bertingkah seperti anjing penjaga. Inugami sangat kuat dan setia, dan ia senantiasa akan melakukan pembalasan terhadap mereka yang menzalimi ‘majikannya’.

Namun untuk sebuah alasan ia akan menyerang sang ‘majikan’ jika dirasa perlu. Inugami pun memiliki kemampuan untuk merasuki tubuh manusia.

No comments:

Post a Comment

Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !
N' Thx.. jika anda mencantumkan nama / Url anda

Follow by Email